KOTA BEKASI - Bak adegan dalam film laga, melihat anaknya ditembak begal sang ibu pun merampas pistol dari pelaku dan membuat pelaku perampasan sepeda motor itu langsung berlari tunggang langgang.
Bagus Aditya Aritonang (18), korban penembakan pada Selasa malam awalnya akan memarkirkan motor Kawasaki Ninja B3907KTQ miliknya di Jalan Semeru I Blok E No. 10, Perumahan Pondok Cikunir Indah, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi.
Namun secara bersamaan datang empat pria tak dikenal menggunakan dua unit motor jenis matik. Dua turun lalu memaksa korban untuk menyerahkan motornya, sementara dua pelaku lainnya siaga di motor.
Melihat korban melawan, salah seorang pelaku mengumbar tembakan sebanyak lima kali agar korban mau menyerahkan motornya. Tiga tembakan ke arah udara dan dua tembakan ke arah Bagus. Naas satu dari lima tembakan itu, rupanya mengenai paha kanan korban.
Tapi proyektil tidak tertanam di tubuh korban, melainkan hanya menyerempet saja. Bagus pun rebah seraya mengerang kesakitan.
Mendengar suara letupan senjata api, Nuraini Rais Aritonang (54), ibu korban langsung lari ke luar rumah, dan menyaksikan anaknya rebah dipekarangan seraya mengerang kesakitan. Seketika naluri ibu itu pun bangkit, bak super hero wanita dan tanpa pikir panjang wanita itu, langsung meraih pistol siap menyalak yang ada di tangan pelaku.
Kaget pistolnya berpindah tangan, eksekutor pelaku perampasan sepeda motor itu ciut nyalinya dan langsung berlari tunggang langgang , melompat ke sepeda motor teman yang siap berlari meninggalkan lokasi. Disebut demikian, karena pelaku yang bertindak sebagai eksekutor itu lupa dengan sepeda motor metik miliknya.
Terkait peristiwa tersebut, Kepala Kepolisian Sektor Pondokgede Komisaris Sukadi hanya memberikan keterangan bahwa saat ini kasusnya tengah ditangani Unit Reskrim Polsek Pondokgede dan Satreskrim Polresta Bekasi Kota. (kep)
